Tugas 2

Posted: October 24, 2011 in Uncategorized

1. untuk membuat sebuah koperasi tidak b isa begitu saja. Membentuk asal jadi atau seadanya saja. Sebagai sebuah lembaga keuangan ,ada syarat-syarat pendirian koperasi yang harus di penuhi. Hal ini diperlukan agar nantinya koperasi tersebut memiliki landasan yang jelas dan juga sesuai dengan peraturan yang ada, yaitu undang-undang No.25 Tahun 1992 yang mengatur mengenai pengkoperasian . terutama pada Bab IV pasal 6 sampai dengan pasal 8.
Syarat-syarat pendirian koperasi
Berdasarkan undang-undang tersebut ,ada beberapa persyaratan yang harus dipenuhi untuk mendirikan sebuah koperasi. Persyaratan pendirian koperasi yang wajib di penuhi tersebut adalah sebagai berikut:
1. Persyaratan pembentukan koperasi ditentukan berdasarkan dari bentuk koperasi yang akan di bentuk,apakah koperasi primer atau bentuk koperasi sekunder.

2. Pembentukan koperasi primer memerlukan paling sedikit 20 orang anggota. Sedangkan koperasi sekunder keanggotaannya adalah beberapa badan hukum koperasi. Paling sedikit ada tiga koperasi untuk sebuah koperasi sekunder.

3. Koperasi yang akan di bentuk tersebut haruslah berkedudukan disuatu wilayah tertentu yang terletak di Negara Republik Indonesia.

4. Pembentukan koperasi dilakukan adanya akta pendirian yang di dalamnya memuat anggaran dasar dari koperasi tersebut.

5. Anggaran dasar koperasi ini setidaknya harus memuat paling sedikit hal-hal sebagai beikut ini.

• Adanya daftar nama pendiri dari koperasi tersebut
• Adanya nama koperasi dan tempat atau lokasi kedudukan koperasi tersebut.
• Mencantumkan maksud dan tujuan serta bidang usaha yang akan dilakukan oleh koperasi tersebut dalam kegiatannya.
• Adanya ketentuan yang mengatur mengenai keanggotaan koperasi.
• Adanya ketentuan yang berupa aturan mengenai rapat anggota.
• Adanya ketentuan yang mengatur mengenai bagaimana proses pengelolaan koperasi tersebut.
• Adanya ketentuan yang mengatur mengenai dana yang dijadikan modal dalam pembentukan dan berjalannya koperasi tersebut.
• Adanya ketentuan yang mengatur mengenai jangka waktu berdirinya koperasi tersebut.
• Adanya ketentuan yang mengatur tentang bagaimana pembagian Sisa Hasil Usaha (SHU)
• Adanya ketentuan yang mengatur sanksi dalam berjalannya kegiatan koperasi.

Jika persyaratan-persyaratan pendirian koperasi tersebut terpenuhi,maka siapa saja bisa mendirikan koperasi,baik itu koperasi primer maupun koperasi sekunder.

Dengan adanya koperasi ,maka kehidupan perekonomian khususnya pada masyarakat menengah kebawah dapat terbantu melalui kegiatan-kegiatan atau usaha-usaha yang dijalankan koperasi tersebut.hal ini tentunya sangat penting dalam rangka memajukan kesejahteraan masyarakat Indonesia dan meningkatkan kekuatan perekonomian bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Sumber: http://www.google.com

2. KOPERASI GRAHA ARTHAMAS KELAPA DUA

    1. Latar Belakang
Koperasi sebagai salah satu pelaku industri yang berbeda dengan yang lain, mempunyai tantangan tersendiri untuk menghadapi perdagangan bebas, baik dari sektor gerakan maupun permasalahan internal Koperasi itu sendiri. Eksistensi gerakan Koperasi sebagai suatu institusi ekonomi diharapkan dapat berperan sebagai mesin penggerak kegiatan ekonomi nasional sekaligus sebagai soko guru perekonomian bangsa Indonesia. Oleh karena itu, peran Koperasi harus terus ditingkatkan sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan anggota dan sekaligus dapat meningkatkan kegairahan berusaha di kalangan masyarakat dengan cara pembinaan yang intensif agar dapat tumbuh berkembang sehingga koperasi benar-benar mampu menunaikan peranannya menjadi soko guru perekonomian Indonesia.
Melalui makalah ini, kami mencoba untuk memberikan beberapa informasi mengenai Koperasi. Adapun informasi tersebut kami dapatkan dari kunjungan kami ke Koperasi Simpan Pinjam Graha Arthamas.
    1. Tujuan
 Tujuan daripada penulisan makalah ini adalah :
  1. Mengetahui Sistem Koperasi yang digunakan di Indonesia terutama Koperasi Simpan Pinjam.
  2. Guna memenuhi tugas yang diberikan oleh dosen Ekonomi Koperasi.

ISI

Koperasi Simpan Pinjam Graha Arthamas telah terdaftar di Kantor Wilayah Koperasi Provinsi Jawa Barat pada tahun 2008 dengan Nomor : 518/05/BH/CAB/XII.25/KPTS/KUKM/1.2/II/2008 serta berdasarkan Surat Keputusan Departemen Koperasi Wilayah Koperasi Provinsi Jawa Barat Nomor : 688/BH/MENEG.I/XII/2007. Koperasi Simpan Pinjam Graha Arthamas memiliki cabang yang bertempat di Pulogadung. Hingga saat ini, nasabah dari Koperasi Simpan Pinjam Graha Arthamas sebanyak kurang lebih 200 ribu orang. Koperasi ini hanya meminjamkan uang dengan jaminan BPKB motor dan mobil.
Untuk masalah permodalan atau sumber dana dalam hal pendirian Koperasi, diperoleh 60 % dari PT. Pan Surya Kemang dan 40% dari pemilik. Seperti Koperasi lainnya, Koperasi Simpan Pinjam Graha Arthamas membagi hasilnya berdasarkan SHU (Sisa Hasil Usaha) yang didapat setiap akhir tahunnya.
Tugas pokok Koperasi Simpan Pinjam Graha Arthamas adalah bertujuan mengembangkan kesejahteraan anggota pada khususnya dan memajukan daerah kerja pada umumnya dalam rangka menggalang terlaksananya masyarakat adil dan makmur berdasarkan pancasila.
Kegiatan usaha Koperasi dalam rangka mencapai tugas pokok termaksud adalah :
    1. Membantu masyarakat sekitar dalam hal masalah ekonomi.
    2. Mewajibkan anggota atau nasabah untuk menyimpan pada koperasi.
    3. Memberikan pinjaman dalam bentuk uang dan barang kepada para anggota dan masyarakat.
    4. Mengadakan dan mengusahakan barang kebutuhan para anggota.
Koperasi Simpan Pinjam Graha Arthamas Depok memiliki 8 orang Karyawan yang mengurus jalannya manajemen yang terdiri dari :
  • Pimpinan : Memantau kinerja semua karyawan dan mengetahui perkembangan Koperasi.
  • Pengawas Kredit : Wajib mengetahui Laporan perbulan yang terjadi di Koperasi.
  • Bagian Administrasi : Mengatur surat menyurat yang ada di Koperasi, mengarsipkan dokumen dokumen penting Koperasi, memonitor kebutuhan Rumah Tangga dan ATK koperasi.
  • Kasir : bertanggung jawab atas keluar masuknya uang, membuat tanda bukti keluar masuknya uang di dalam koperasi.
  • Marketing : Mencari nasabah yang ingin bergabung dengan Koperasi Simpan Pinjam Graha Arthamas.
  • Surveyor : memeriksa data nasabah yang masuk atau data nasabah yang ingin meminjam uang.
  • Kolektor : menangani nasabah yang bermasalah / kredit macet.
Syarat Permohonan Kredit Koperasi Graha Arthamas
  1. 2 lembar fotocopy KTP Pemohon
  2. 1 lembar fotocopy Kartu Keluarga pemohon
  3. 2 lembar fotocopy BPKB, STNK & Lunas pajak
  4. 2 lembar gesekan No. Mesin & No. Rangka
  5. 3 lembar kwitansi kosongkan atas nama pemohon dan bermatrai Rp.6000,-
  6. 1 lembar struk gaji (pegawai)
  7. 1 lembar fotocopy buku kir (truck/pick up/box)
  8. Surat keterangan RT/RW
Prosedur Nasabah Koperasi Simpan Pinjam Graha Arthamas
  1. Untuk nasabah baru, pembukaan rekening minimal Rp.300.000,-
  2. Bunga yang diperoleh nasabah sebesar 2,5% dan diperoleh setiap per enam bulan
  3. Untuk mencairkan uang, harus dibawah nominal Rp.2.000.000.000,-.

Sumber:

wawancara koperasi Graha Arthamas

google

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s